Jumat, 20 Mei 2016

Diganggu Jin Turunan/Ain


Ain jin/Jin Turunan dari sang ibu



Bismillah & Assalamualaikum.....
Alhamdulillah segala puji kepada Allah ta'ala yg selalu memberikan pertolongan dalam setiap proses ruqyah yg kami jalani
Waktu sore kemarin datanglah seorang ibu dan anaknya beserta pengasuh nya, sang ibu menceritakan kejadian tentang anaknya yg sering bangun malam menangis dan mengamuk , dan saat ini sang anak bahkan menangis dan mengamuk pada siang hari, dari informasi tersebut sang anak kami vonis dgn terkena 'ain, terkait mengamuknya kami mencoba mengkorfirmasi terhadap orang tua mengenai jin keturunan, benar saja sang ibu dan bapak mempunyai jin keturunan yg otomatis turun ke anaknya sehingga anaknya mudah di ganggu, analisa selanjutnya adalah dari mana asal 'ain ini dan gangguan jin yg di terima dari mana ? Pertanyaan kami layangkan kepada sang ibu apakah pernah marah kepada sang anak, lalu ibu meng iyakan , setelah itu kami mendapatkan kesimpulan ada 'ain jin dari sang ibu, dimana sang ibu ini mempunyai jin keturunan / nasab, ruqyah kami awali dengan tehnik parenting 'ain yaitu suatu tehnik untuk mengetahui pelaku 'ain pada anak menggunakan kedua orang tuanya, saat dalam proses ternyata jin nasab sang ibu bereaksi , lalu ruqyah 'ain berganti menjadi ruqyah untuk jin , kami terus bacakan ayat2 Allah kepada sang ibu, sampai sang ibu muntah2 saat dang ibu batuk2 sang anakpun ikut batuk2 yg menandakan bahwa selama ini gangguan yang ada pada anaknya adalah dari ibu nya sendiri, setelah itu sang ibu mengeram dan tangannya membentuk cakar harimau yang siap menerkam, ayat2 Allah kami terus bacakan dan sang harimau betina pun sampai terguling2 karena kepanasan , lalu kami tanyakan kalian yang selama ini menyakiti anak ibu ini, sang jin macan mengangguk , lalu kami minta dia untuk keluar dan kami minta untuk masuk kedalam islam, sang jin pun mengikuti syahadat ,

setelah itu kami jelaskan bahwa sesama muslim tidak boleh mendzolimi, oleh karena itu kami minta jin itu keluar baik2, jin macan ini menolak dan akhirnya kami tidak punya pilihan lain selain meminta kepada Allah untuk menyembelih jin yg ada dalam tubuh akhwat tersebut, kami membacakan ayat2 Allah di tangan kami dan meminta kepada Allah ta'ala untuk menjadikan tangan kami pedang yg sangat tajam, jin pun ketakutan dan mengalihkan pandangannya , setelah itu kami tawarkan kembali kesempatan bertobat dan jin ini keras kepala , akhirnya bismillahi Allahu akbar , tangan kami gesekan ke leher sang ibu dan sang ibu pun mengeluarkan suara seperti kambing di sembelih, lalu muntah2 , setelah itu jin berubah perangai dengan menggonggong dan kami minta jin untuk keluar , krn menolak akhirnya kami meminta kepada Allah untuk menyembelih jin tersebut, setelah itu sang ibu langsung jatuh dan sadarkan diri, alhamdulillah semua atas pertolongan Allah ta'ala.

'Ain jin yg terlempar dari sang ibu inilah yg selama ini menyakiti anaknya, bagi ibu dan bapak yg mempunyai jin keturunan pastikan jika marah jangan benci berlebihan kepada anaknya yg menyebabkan jin keturunan yg selama ini melindungi sang  ibu menghajar anaknya sendiri, pastikan sang ibu atau ayah yg terkena jin keturunan di ruqyah dahulu hingga hilang jin keturunannya , sehingga hilang pengaruh jin yg ada pada orang tua nya , terputus hubungannya dan anaknya bisa bebas dari jin keturunan, pelajari tentang 'ain bahwasannya apabila kita memuji anak kita pastikan kita mengucapkan masyaa Allah.

Mengatasi Jin Leluhur Silahkan buka Link/menu Layanan Ruqyah Syar'iyah silahkan konsoltasi secara gratis....

Kamis, 19 Mei 2016

Sihir Mahabbah/Pelet Perusak Rumah Tangga

Assalamualaikum....

Tidak bisa dipungkiri, tidak sedikit orang yang melakukan praktek sihir pelet atau sihir mahabbah. Pribahasa "Cinta ditolak dukun bertindak" itu memang benar adanya.
Fenomena pelet ini banyak terjadi baik di kalangan remaja sekolah hingga dewasa, bahkan ada seseorang yang tega meminta bantuan dukun atau mempelajari sihir pelet untuk menundukkan pasangannya yang sah.
Padahal Nabi pernah bersabda "Sesungguhnya jampi-jampi (syirik), jimat dan guna-guna (pelet) adalah perbuatan syirik "
Yang menarik dri sihir pelet ini adalah ketika itu dilakukan oleh pasangannya yang syah. Kerap kita temui berbagai perselisihan antara suami istri, tapi akan cepat kembali normal jika mau bersabar . Tapi sayangnya kadang si istri atau suami ada yang tidak sabar menghadapi hal tersebut hingga ia langsung pergi ke dukun untuk menundukkan pasangannya. Itu terjadi karena minimnya pengetahuan agamanya, sehingga tdk tahu bahwa tindakan tersebut haram.
Biasanya untuk melancarkan sihirnya dukun akan meminta beberapa barang bekas pakai target dgn syarat barang tersebut barang tersebut mengandung bau keringat pasangannya. Lalu diambil beberapa benangnya, lalu dihembuskan nafas, selanjutnya benang-benang itu diikat. Setelah itu tukang sihir menyuruh wanita itu meninbunnya di suatu tempat yang jauh dari jangkauan orang.
Atau bisa juga tukang sihir itu diminta membuatkan sihir melalui air atau perantara. Yang paling dahsyat adalah sihir melalui perantara najis dan lebih dahsyat lagi adalah dibuat dengan menggunakan darah haidh. Selanjutnya ai tukang sihir itu menyuruh meletakkannya untuk suaminya dalam makanan, minuman atau minyak wanginya.
Andai saja dia tahu bahwa sihir ini berbahaya bagi dirinua dan suaminya. Ada banyak sihir pelet yang sudah pernah saya temui.
Tapi kadang sihir ini juga dibuat ganda dengan tujuan agar pasangannya membenci orang lain dan hanya mencintai dirinya, bahkan membenci ibu dan saudaranya sendiri. Atau srbaliknya. Biasa dilakukan oleh orang yang memelet wanita yang sudah bersuami, membuat target cinta dan tunduk padanya tapi benci pada suaminya. Ada pula seorang saudara yang menyihir saudaranya sendiri agar tunduk padanya, atau seorang ibu agar tunduk padanya dan membenci istrinya.
Beberapa waktu lalu, ada seorang akhwat di kampung halaman saya di Kalimantan Tengah. Dia berbecerita tentang keadaan keluarganya yang tidak pernah akur. Ia mencurigai bibinya telah meminta bantuan dukun untuk menundukkan ayahnya (saudara laki-laki bibinya) dan membuatnya membenci istrinya. Sihir yang dilakukan adalah sihir ganda, untuk menundukkannya hingga menuruti kata-katanya, kemudian membuat benci pada istrinya sendiri. Sungguh keji, sang suami tersebut benar-benar dikendalikan saudara perempuannya hingga gaji pun diserahkan pada saudarinya sementara istrinya menderita, sering bertengkar, dan tidak dipedulikan.
Sebenarnya dia minta saya meruqyah ayahnya. Namun karena saya sedang berada di Berau, Kaltim, saya hanya mengajarinya meruqyah air minum yang sering diminun oleh orang rumah termasuk ayahnya.
Alhamdulillah beberapa waktu kemudian, ia mengabari saya bahwa keluarganya sudah mulai rukun walau belum 100%.
Bagi anda yang mengalami hal ini di keluarganya bisa melakukan hal yang sama. Meruqyah air minum.
Caranya: lakukan solat taubat, ambilah wadah yang biasa menjadi tempat air minum atau galon, duduk hadap kiblat, membaca muqadimah ruqyah (minimal ta'auz, basmallah, istighfar 3x, solawat, hasbunallah wani'mal wakil ni'mal maula wa ni'mannasiir, la haula wala quwata illa billah).
Tundukkan hati dan kepala dekatkan dengan mulut dengan air, bacakan ruqyah terutama ayat pembatal sihir kmudian tiupkan ke air:
1. Al fatihah sebanyak 5 atau 7 atau 11 kali atau sesuai kemampuan. Khusus al fatihah, selesai 1 surah tiupkan kemudian doakan sesuai keinginan atau kebutuhan. Doakan juga air agar menjadi obat bagi siapapun yang meminumnya, jadi racun bagi jin, sebagai pembatal sihir, dan pembinasa jin.
2. Al baqaroh 1-5, 102, 163-164, 255, 285-286.
3. Ayat pembatal sihir al baqaroh 102, Al A'raaf: 117-122, Yunus:81-82, Thaahaa:69,
3. 3 qul (al iklas, al falaq, an nas).
4. Siramkan juga air ke tempat yang sering dilalui korban.
Insya Allah jika sihir itu melalui minuman atau makanan proses lebih cepat dengan ijin allah.


Dengan senang hati kami bisa membantu anda dan keluarga anda dalam terapi Ruqyah syar'iyah, untuk gangguan Jin, Sihir, Pelet, Ruqyah Rumah dan lainya secara islam dengan tuntunan Nabi muhammad SAW, silahkan konsoltasi secara gratis di no 081210619450 dan whatsap 08170744113 & Pin bb 5FCE310D khusus dari jam 09.00 s/d 17.00 Jl. AMD28 no 94C RT. 006/05 Kramatjati Jaktim, dan insya allah dengan ijin melayani Ruqyah jarak jauh dengan mendeteksi gangguan yang ada didalam tubuh,
Semoga bermnfaat doakan semoga dakwah ini selalu dimudahkan oleh allah SWT

 Wassalam

Sihir Masymum

korban sihir Masymum

Sihir jenis ini dilancarkan melalui unsur api dan pengasapan...
Ada beberapa bentuk thalsamah yg memang dikhususkan utk mewujudkan jenis sihir api.. Salah satunya bisa antum lihat di foto.. setelah digambar, wifq atau thalsamah ini diasapi di atas sumbu api yg menyala atau terkadang di atas dupa...
Sekilas gejala yg dialami korban :
1.Saat pertama kali sakit, ia merasakan gatal di tangan, panas, dan slalu batuk di stiap waktu "LINGSIR WENGI" (yaitu skitar pukul 1 malam hingga jam 3, saat malam sedang berada pada puncak kegelapannya) hingga adzan shubuh berkumandang.. lama kelamaan area yg panas itu spt orang yg terkena luka bakar dan tiba2 menjalar ke seluruh tubuh...
Saat dipriksakan ke dokter di RS besar purwokerto, dibilang penyakit langka dan dari 3 dokter yg berbeda smuanya berbeda hasil diagnosanya...
2.Sering mencium bau2an dupa
3.Pusing yg berawal dari hidung, lalu menjalar ke kedua mata, dan seluruh kepala
4.Insomnia (gk bisa tidur malam, salah satu penyebabnya adalah batuk yg berkepanjangan hingga wktu adzan subuh)
Utk gejala umum korban sihir ini adalah :
1.Cepat marah dan jika sudah marah akan meluap-luap dan tubuhnya gemetar
2.Tenggorokan gatal bukan krn sebab medis
3.Mata, hidung, dan dada sakit secara serempak disertai bau wewangian yg tercium menyengat di sekitarnya
4.Pusing yg berawal dari hidung lalu kemudian merembet hingga telinga, dan seluruh kepala
5.Gerakan pada mata dan leher tanpa kendali korban
6.Indra penciuman menjadi lemah, namun terkadang jd sangat peka
7.Tidak bsa mengeraskan suara
8.Perangai dan emosi berubah ubah sangat drastis pada suatu wktu
9.Insomnia
10.bicaranya berubah ubah, kdang cpat kdang lambat kdang sangt berat
11. Banyak melamun
Saat diruqyah, korban sihir yg ada di foto merasakan hawa dingin di sekujur tubuhnya, tanpa reaksi keras, namun beliau merasakan hawa sejuk dan nyaman...
Slanjutnya saya berikan beberapa obat, diantaranya zaitun, ajwa sidr gasimy, abkar, dan al-massah utk menghilangkan sentuhan setan di kulitnya...
Bagi saudara2 yg terkena di daerah kepala dan saluran pernapasan, sediakan air yg dituangkan dlm bejana, beri sdikit habbatussauda, ruqyah, lalu hirup melalui hidung spt orang sedang istinsyaq saat wudhu...
Insya Allah kasus jenis sihir ini yg lain akan ditayangkan di Khazanah Trans 7... nnt antum akan melihat betapa brutalnya serangan jin saat baru diruqyah dan ditunjuk...
Nah pada kasus tertentu, korban sihir jenis api ini akan brutal dan membabi buta serangannya saat diruqyah... maka "pengapesannya" dgn media tanah... ruqyah di atas tanah tanpa alas kaki, insya Allah pasien gk akan brontak2 dan akan lemas lunglai...
Pasca ruqyah, hindarkan pasien dari sgala hal yg membuat emosinya gk stabil...
A'azzanallahu wa iyyaakum...

Sumber Ust. Muhammad Faizar

Mengatasi mandul dengan Terapi Ruqyah Syar'iyah

TERAPI RUQYAH PENYAKIT MANDUL
Selepas pelatihan Ruqyah dan Tazkiyah di Masjid Dakwah Kampus USU Medan kemaren, saya di telfon seorang bapak. Dia dan istrinya salah satu peserta yang ikut dalam pelatihan.
Mereka konsultasi masalah yg selama ini di alami yaitu 6 tahun menikah namun belum di karuniai seorang anak, istrinya sudah beberapa kali keguguran.
Keluhan lain, sering pusing berat, sesak di dada, mimpi menyeramkan, sakit di bagian perut.
Keesokan harinya dia datang ke rumah untuk berkonsultasi dan melakukan teraphy Ruqyah. Karena pasien ruqyah di rumah banyak, maka sayapun mengumpulkan semua pasien di ruangan dan di Ruqyah secara massal.
Beberapa ayat Ruqyahpun saya bacakan dan diantara peserta mulai bereaksi kesurupan. Diantara yg paling keras reaksinya adalah istri bapak tersebut.
Kedok Jin pun terbongkar selama ini, merekalah yg menyebabkan penyakit yang di derita ibu tersebut selama 6 tahun ini.
==============
Ruqyah Mandiri Untuk penderita yg sama :
1. Sholat 5 waktu tepat waktunya
2. Perbanyak melakukan amalan sunnah, dzikir, dhuha, qiyamullail, baca al-quran, menjaga wudhu, melakukan sunnah sebelum tidur.
3. Mengonsumsi kapsul daun bidara
4. Mengonsumsi air Ruqyah
5. Jauhi dosa besar dan dosa kecil
6. Perbanyak bertaubat dan sedekah
7. Mengonsumsi, madu, habbatussauda, zaitun yg telah di ruqyah.
8. Mandi air ruqyah yg di campur daun bidara selama 40 hari..
9. Mendengarkan mp3 ayat-ayat Ruqyah selama 3 jam setiap hari
=============
Rutinkan amalan2 di atas sampai Allah menurunkan rahmatnya berupa kesembuhan.
Semoga bermanfaat....

Rabu, 18 Mei 2016

Tanda-Tanda Manusia Diganggu Jin

Assalamualaikum Wr. Wb....

TANDA-TANDA GANGGUAN JIN
Jin adalah sejenis makhluk berwujud udara sedangkan manusia memiliki lubang bulu roma, kerana itulah dia dapat masuk ke dalam tubuh manusia dari bahagian manapun juga. Makhluk jin diciptakan dari zat yang sejenis u...dara sebagaimana firman Allah : Ertinya,"Dan Allah menciptakan jin dari api yang menyala". ( Ar-Rahman: 15 ) Dalam hal ini Ibn Abbas berkata: Iaitu dari hujung nyalanya api, sedangkan hujung nyalanya api adalah merupakan udara panas yang keluar dari api.
Ketika jin masuk ke dalam tubuh manusia, makhluk ini langsung menuju ke otak, melalui otak ini dia dapat mempengaruhi bahagian mana saja yang dia sukai dari tubuh manusia. Para doktor perubatan telah mengkaji dan membuktikan bahawa orang yang terkena penyakit kerasukan jin memiliki gelombang otak yang sangat halus dan sangat aneh yang ada di dalam otaknya. Ditambah lagi dengan keterangan dari orang yang ahli tentang cara pengubatan orang yang kerasukan jin, bahawa jin itu memberitahunya bahawa mereka berada di otak manusia.
Saat Tidur :
1. Sulit tidur, gelisah.
2. Mimpi buruk yang menyeramkan.
3. Mimpi bertemu dengan arwah yang mengaku orang yang telah meninggal.
4. Mimpi melihat orang aneh.
5. Mimpi melihat binatang buas.
6. Mimpi melihat sesuatu ingin menolong tapi tidak mampu.
7. Mimpi melihat gambar atau lukisan.
8. Mengigau saat tidur dengan kata-kata marah atau tidak jelas.
9. Tidur pindah sendiri.
10. Sering terbangun saat tidur tengah malam (terkejut, sesak napas).
Saat Sadar :
1. Badan terasa lemah, malas tanpa sebab untuk melakukan kegiatan yang positif
2. Sering sakit kepala bahkan sakit kepala kepala sebelah (Migren) leher dan pundak terasa pegal-pegal.
3. Ada bagian tubuh bergerak sendiri atau bergetar tanpa sebab.
4. Berbicara sendiri, tertawa, tersenyum tanpa ada lawan bicara.
5. Saat Al Quran dibaca, saat shallat atau mendengarkan kebaikan terasa ngantuk.
6. Bersemangat saat melakukan maksiat yang melanggar syariat Islam.
7. Cepat emosi tidak terkendali.
8. Rasa benci dan ketakutan saat berhadapan dengan orang saleh.
9. Sangat berat untuk melakukan shallat.
10. Sering terburu-buru saat shallat.
11. Sering melamun, menghayal.
12. Makan banyak tapi tidak pernah kenyang.
13. Sering kesurupan.
14. Sering melihat sekelebat bayangan atau hantu.
15. Berdebar-debar saat berzikir khusyuk, rasa panas dingin saat membaca Al Quran.
16. Gelisah saat shallat berjamaah.
17. Rasa was-was yang berlebihan.
18. Ada yang mencekek leher, dipukul, digelitik, dan sebagainya.
19. Ada tanda-tanda biru seperti dicubit, bintik-bintik merah di badan.
20. Senang mendatangi tempat keramat atau dukun (Kecuali dukun pijat, sunat, bayi)
21. Senang dengan benda yang dianggap mempunyai kesaktian (Keramat).
22. Mendengan bisikan aneh.Lihat Selengkapnya

Selasa, 17 Mei 2016

3 Makanan Yang Ditakuti Oleh Jin


Kalimat sihir mungkin sudah tidak asing & aneh lagi ditelinga kita, pada zaman dulu sihir bagitu amat dipercaya sebagai alat untuk mencelakai orang dan bahkan dijaman modern ini pun masih banyak orang menggunakan metode ini untuk mencelakai orang lain, dan  sihir masih terjadi dilingkungan sekitar kita, Alhamdulilah dengan ijin Allah 3 Makanan ini penangkal dan pengusir Sihir, pelet dan gangguan jin lainya akan hilang :

 
Daun Bidara


Daun Bidara

Wahb bin Munabih,salah seorang pemuka tabi'in yg ahli dalam sejarah dan ilmu kedokteran menyarankan untuk menggunakan tujuh lembar daun bidara yg dihaluskan.Kemudian dilarutkan dalam air dan dibacakan ayat Kursi,surat al Kafirun,al Ikhlash,al Falaq dan an Naas. (lihat Mushannaf Ma’mar bin Rasyid 11/13).

Caranya, tumbuklah tujuh helai daun bidara yg masih hijau di antara dua batu,cobek atau sejenisnya,lalu siramkan air diatasnya sebanyak jumlah air yg cukup untuk mandi dan bacakan di dalamnya ayat-ayat al Qur-an.

Setelah membacakan ayat-ayat tersebut pada air yg sudah disiapkan tersebut,hendaklah dia meminumnya sebanyak tiga kali,dan kemudian mandi dengan menggunakan sisa air tersebut .Dengan demikian,insya Allah penyakit (sihir) akan hilang.

Jika orang yg terkena gangguan jin atau sihir meraung-raung kesakitan,jangan terperdaya, tetap lanjutkan menyiramnya dengan air campuran daun bidara karena itu adalah raungan dari setan dan jin kafir yg kesakitan akibat kepanasan.

Dan jika perlu,hal tersebut boleh diulang dua kali atau lebih,sehingga penyakit (sihir) itu benar-benar sirna.Hal tersebut sudah banyak dipraktekkan,dan dengan izinNya,Allah memberikan manfaat padanya.Pengobatan tersebut juga sangat baik bagi suami yg tidak bisa berhubungan badan karena terkena sihir.

Penulis sendiri telah membuktikan,walaupun tidak dipakai mandi,jika daun bidara ini ditempelkan atau disabetkan pada orang yg sedang terkena gangguan jin dan sihir,maka jin kafir yg ada dalam tubuh seseorang akan menjerit kesakitan.apalagi jika kita bakar tubuhnya dengan membacakan ayat-ayat alqur'an sambil disabet memakai daun bidara yg masih menempel pada rantingnya,pasti jin jin yg mengganggu tersebut akan mengaku siapa yg telah mengirimnya serta akhirnya lari terbirit birit.

Kurma Ajwah (Kurma Madinah)

  
Kurma Ajwah

Barang siapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir"
(HR Al-Bukhari no. 5769 dan Muslim no. 2047)
Mengapa Kurma ajwah mampu mengobati sihir? 
Al Hafidz Ibn Hajar Al Asqalani mengutip perkataan Imam Al Khottohi tentang keistimewaan Kurma ajwah, bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan keberkahan dari Rasulullah Saw terhadap Kurma Madinah, bukan karna zat Kurma itu sendiri (Fathul Bari, shahih Al Bukhari oleh Al Hafidz Ibn Hajar Asqalani).

Minyak Zaitun

Minyak Zaitun

Minyak Zaitun adakah minyak yg keluar dari tanaman yg berkah., ini sebagai nabi Muhammad saw sabdakan. :
Makan lah minyak Zaitun, sesungguhnya ia diberkati. Berlauklah dg nya dan berminyaklah dg nya, sesungguhnya ia keluar dari pohon yg diberkahi (HR. Ahmad dan Tirmidzi dishahihkan oleh Syaikh Al Bari dalam silsilah shahihah no. 379)
Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa minyak Zaitun dapat digunakan untuk mengolesi bagian tubuh yg terkena sihir dan kerasukan untuk melunak dan membasahi nya.

Inilah Tips 3 makanan penangkal Sihir, Pelet serta gangguan jin, ini semua tentunya atas Ijin Allah SWT, mohon perlindungan hanya kepada Allah dari kejahatan mahluknya dan hanya Allah lah yang maha menyembuhkan
SEmoga bermanfaat.....

Jika anda ragu untuk meruqyah sendiri silahkan anda minta dampingi Peruqyah yang memiliki Ketauhidtan yang kuat, Perlu diingat Para Ruqyah yang benar adalah tidak bisa mendeteksi Gangguan dengan media seperti Mengirim Foto dan media sejenis lainya jika ada peruqyah meminta foto anda untuk mendeteksi tentulah mereka meminta bantuan Jin/Khoddam yg dimiliki untuk mendeteksinya. dikarenakan Para Ruqyah hanya menggunakan Doa sesuai dengan tuntunan Quran dan hadist nabi, Kecuali menggunakan Ruqyah jarak jauh menggunakan via Hp, anda bisa konsoltasi  lebih lengkapnya dengan kami silahkan hubungi kami di no 081210619450 dan 08170744113 Gratis, untuk mendeteksi gangguan jin ditubuh anda



Senin, 02 Mei 2016

Pengobatan Dengan Terapi Ruqyah 6 Ayat Syifa' di Dalam Quran

Nabi Bersabda : “Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Assalamualaikum WR WB....
Di antara hal yang paling menarik dalam hal ini adalah di mana seorang manusia menghadapi ujian berupa sakit. Tentu keadaan sakit ini lebih sedikit dan sebentar dibanding keadaan sehat. Yang perlu diketahui oleh setiap muslim adalah tidaklah Allah menetapkan (mentaqdirkan) suatu taqdir melainkan di balik taqdir itu terdapat hikmah, baik diketahui ataupun tidak. Dengan demikian, hati seorang muslim harus senantiasa ridho dan pasrah kepada ketetapan Rabb-nya.
Bahkan dengan adanya sakit, banyak orang menyadari kekeliruannya selama ini sehingga sakit itu mengantarkannya menuju pintu taubat. Justru ketika sakit itu tidak ada, malah membuat banyak orang sombong dan congkak. Lihatlah Fir’aun yang tidak pernah Allah timpa ujian sakit sepanjang hidupnya, membuatnya sombong terlampau batas sampai-sampai berani menyatakan, “Akulah tuhan tertinggi kalian!” (QS. An Nazi’at: 24)

Setiap Penyakit Pasti Ada Obatnya

Hal lain yang seyogyanya diketahui oleh seorang muslim adalah tidaklah Allah menciptakan suatu penyakit kecuali Dia juga menciptakan penawarnya. Hal ini sebagaimana yang disabdakan Rasulullah ﷺ: 
“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Bukhari).

Imam Muslim ‘merekam’ sebuah hadits dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah ﷺ, bahwasannya beliau bersabda,
لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءُ، فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ عَزَّ وَ جَلَّ
 “Setiap penyakit ada obatnya. Apabila obat itu tepat untuk suatu penyakit, penyakit itu akan sembuh dengan seizin Allah ‘Azza wa Jalla.”

Kesembuhan Itu Hanya Datang dari Allah

Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku.” [QS Asy Syu’ara: 80]

Di surat Al An’am (ayat: 17), “Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.”
Maka obat dan dokter hanyalah cara kesembuhan, sedangkan kesembuhan hanya datang dari Allah. Karena Dia sendiri menyatakan demikian, “Dialah yang menciptakan segala sesuatu.” Semujarab apapun obat dan sesepesialis dokter itu, namun jika Allah tidak menghendaki kesembuhan, kesembuhan itu juga tidak akan didapat. Bahkan jika meyakini bahwa kesembuhan itu datang dari selain-Nya, berarti ia telah rela keluar dari agama dan neraka sebagai tempat tinggalnya kelak jika tidak juga bertaubat. Dan fenomena ini kerap dijumpai di banyak kalangan, entah sadar atau tidak. Seperti ucapan sebagian orang, “Tolong sembuhkan saya, Dok .” Meski kalimat ini amat pendek, namun akibatnya sangat fatal, yaitu dapat mengeluarkan pengucapnya dari Islam. Sepantasnya setiap muslim berhati-hati dalam setiap gerak-geriknya agar ia tidak menyesal kelak.
Inilah 6 Ayat Syifa yang ada didalam Quran, Semoga bermanfaat....



Mengatasi Terkena Sihir Yg Sudah Akut/Lama

Melanjutkan Postingan sebelumnya 3 Makanan untuk penangkal Sihir, Pelet dan Gangguan Jin. Postingan ini Jika ada seseorang, anda atau keluarga anda yg mengalami ujian dengan terkena sihir yg susah dihilangkan, hendaknya dia mengharap hanya kepada Allah atas musibah ini,dan berikhtiar untuk mengobatinya. Pengobatan sihir yg sudah akut/lama ini bisa dilakukan dengan memakai daun bidara, Kurma Ajwah dan Minyak Zaitun anda bisa melakukan metode dengan membacakan  :

Lakukan Niat Kesembuhan hanya kepada Allah : Ya Allah sang pemelihara manusia hilangkanlah gangguan ini, sembuhkanlah, engkaulah dzat yang maha menyembuhkan tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhanmu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.
dan kemudian bacalah : Dengan Nama Allah Q meruqyah "yg dideritanya" dari gangguan yang menyakiti, menggangu dan dari kejelekan seluruh jiwa atau mata yang hasut, Allah akan menyembuhkanmu dengan Allah Q meruqyahmu.
1. Bacalah a‘uudzu billakalimatillahi tammaati mingsyarima kholaq 3x
2. Bacalah Ta'wudz 3x  a‘uudzu billahi minas syaithanir rajiim.
3. Bacalah istigfar 7x, Sholawat kepada nabi 7x
4. Bacalah Al fatihah 7x sambil memegang kepala pasien secara tartil
5. Bacalah Al baqarah 1-5 secara tartil
6. Al baqarah 102 diulang sebanyak 7x
7. Al baqarah 148 fungsinya untuk memanggil jin/mengumpulkan jin yg ada didalam tubuh dengan ijin allah
8. Al baqarah 163-164
9. Al baqarah 255 ayat kursi 3x dan disambung 2 ayat seterusnya 256-257
10.  3 Terakhir surat al baqarah
11. Surat Al imran 18-19
12 Surat Yunus 79-82  khusus diakhir ayat 81 dibaca sebanyak 11x "Innallah sayubtiluh"
13. Al Isra ayat 82 7x
14 Al Hasyr 22-24
15, Al kafirun, Annasr, Al Lahab 1x dan Al iklas, Al falaq dan Annas 3x
Catatan : jikat kita saat meruqyah ada reaksi kesurupan, perbanyaklah baca Ayat Kursi surat al iklas, al falaq dan annas untuk melemahkan jin yg ada didalam tubuhnya, setelah jin merasa lemah ingeat jangan terperdaya /mempercayai apa yg diucapkan oleh jin tersebut, lemahkanlah jinnya agar anda bisa berbicara dan kalau bisa untuk mengambil buhul(media) yg dipasang oleh dukun melalui jin untuk si pasien dengan begitu kita bisa mengetahui banyak keterang tentang sihir yang ada didalam tubuh pasien.
Melakukan Metode Pemandian untuk pasien terkena sihir Akut/lama : 

1. Mandi dengan air yg telah dicampur daun bidara
Persiapan : Siapkan 7 daun bidara hijau, dan seember air yg cukup untuk mandi.

Caranya :
a. Haluskan daun bidara dengan ditumbuk, dan campurkan ke dalam air yg telah disiapkan.
b. Baca ayat-ayat berikut di dekat air (di luar kamar mandi) :
1) Baca ta’awudz : a-‘uudzu billahi minas syaithanir rajiim
2) Ayat kursi (QS. Al-Baqarah : 255)
3) QS. Al-A’raf, dari ayat 117 sampai 122
4) QS. Yunus, dari ayat 79 sampai 82
5) QS. Taha, dari ayat 65 sampai 70
6) Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
7) Minumkan air tersebut di atas 3 kali (bisa gunakan gelas kecil)
8) Gunakan sisanya untuk mandi.
9) Cara seperti ini bisa dilakukan beberapa kali,sampai pengaruh sihirnya hilang.
Jika anda ragu untuk meruqyah sendiri silahkan anda minta dampingi Peruqyah yang memiliki Ketauhidtan yang kuat, Perlu diingat Para Ruqyah yang benar adalah tidak bisa mendeteksi Gangguan dengan media seperti Mengirim Foto dan media sejenis lainya jika ada peruqyah meminta foto anda untuk mendeteksi tentulah mereka meminta bantuan Jin/Khoddam yg dimiliki untuk mendeteksinya. dikarenakan Para Ruqyah hanya menggunakan Doa sesuai dengan tuntunan Quran dan hadist nabi, Kecuali menggunakan Ruqyah jarak jauh menggunakan via Hp, anda bisa konsoltasi  lebih lengkapnya dengan kami silahkan hubungi kami di no 081210619450 dan 08170744113 Gratis, untuk mendeteksi gangguan jin ditubuh anda


  
 silahkan Download Mp3 dibawah ini :


Insya Allah dengan ijin allah. allah akan sembuhkan Sihir, pelet dan gangguan jin lainya yang sudah lama dideritanya, Minta



Kamis, 11 Februari 2016

Ternyata Qunut dalam sholat subuh tidak Bid'ah

Madzhab Syafii menyatakan bahwa Qunut Shubuh Sunnah. Sementara kalau kita pelajari, hadits sanad Qunut Shubuh itu lemah, sehingga tidak bisa dijadikan dalil. Qunut Shubuh merupakan masalah Khilafiyah yang Muktabar (khilafiyah yang kuat). Meskipun sanadnya lemah, kita tidak boleh mengatakan sesat kepada pihak yang melakukan Qunut Shubuh.
Sementara Imam Ahmad memfatwakan Qunut Shubuh tidaklah Sunnagh, meski demikian Imam Ahmad menganjurkan agar orang yang menjalankan Sholat dibelakang Imam yang Qunut Shubuh, maka harus Qunut Shubuh.
Antum sebagai makmum, maka ikut imam. Karena ini masalah khilafiyah, masalah Ijtihadiyah. Namun bukan berarti jika ada imam Sholat Ashar 5 rakaat terus mengikuti, ini kasus yang berbeda.
Terkadang sangat berat bagi kita yang sering menyelisihi Imam, menyangka Qunut Shubuh itu Bid’ah, maka kalau kita ikut Qunut maka ikut terjerumus kedalam bid’ah. Padahal tidak demikian.
Senada dengan Imam Ahmad, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah juga menfatwakan bahwa meskipun Qunut Shubuh tidak sunah, namun memerintahkan kepada orang yang menjadi makmum ke Imam yang Qunut Shubuh, maka harus mengikutinya.
Demikian pula fatwanya Muhammad bin Sholeh Utsaimin dalam kitabnya Syahrul Mumti’, dia mengatakan bahwa orang yang menjadi makmum dibelakang Imam yang Qunut Shubuh, maka dia ikut Qunut Shubuh.
Yang kita sedihkan memang, timbul dari dua belah pihak yang tidak faham, dari pihak yang tidak mau Qunut Shubuh dan pihak yang Qunut Shubuh.
Dari pihak yang Qunut Shubuh mengatakan menganggap Qunut Shubuh seakan-akan kewajiban Sholat, kalau tidak Qunut Shubuh seakan-akan Sholatnya tidak sah. Padahal Imam Syafii sendiri tidak pernah memfatwakan wajib, paling maksimal hukum Qunut Shubuh adalah Sunnah.
Sementara dari pihak yang tidak Qunut Shubuh menganggap pihak yang Qunut Shubuh seakan Sholatnya tidak benar dan memvonis sebagai ahlul bid’ah
Kedua kubu ini seharusnya memahami bahwa Qunut Shubuh merupakan masalah Khilafiyah, tidak sampai kepada perkara bid’ah membid’ahkan. Barangsiapa yang terjerumus kepada bid’ah membid’ahkan dalam masalah Qunut Shubuh dia telah menyelisihi Manhaj Ahlu Sunnah, tidak ada Imam yang dia ikuti.
Ustadz Firanda Andirja, M.A

Rabu, 10 Februari 2016

DIALOG SI LIBERAL DAN KYAI

DIALOG SI LIBERAL DAN KYAI
Liber: Ki, ada orang baek banget, anti korupsi, bangun mesjid, rajin sedekah sampe hidupnya sendiri dikorbanin buat nolongin orang banyak, trus meninggal dan dia bukan Muslim, masuk mana?
Kyai: Neraka.
Liber: Lah? Kan dia orang baek. Kenapa masuk neraka?
Kyai: Karena dia bukan Muslim.
Liber: Tapi dia orang baek Ki. Banyak orang yang kebantu karena dia, bahkan umat Islam juga. Malah Bangun Masjid Raya segala. Jahat bener dah Tuhan kalau orang sebaek itu dimasukin neraka juga.
Kyai: Allah tidak jahat, hanya adil.
Liber: Adil dari mane?
Kyai: Kamu sekolahnya apa?
Liber: Ane mah Master Sains lulusan US Ki, kenape?
Kyai: Kenapa bisa kamu dapat titel Master Sains dari US?
Liber: Yaa karena kemaren ane kuliah disana, diwisuda disana.
Kyai: Namamu terdaftar disana? Kamu mendaftar?
Liber: Ya jelas dong Ki, ini ijazah juga masih basah.
Kyai: Sekiranya waktu itu kamu tidak mendaftar, tapi kamu tetap datang kesana, hadir di perkuliahan, diam-diam ikut ujian, bahkan kamu dapat nilai sempurna, apakah kamu tetap akan dapat ijazah?
Liber: Jelas enggak Ki, itu namanya mahasiswa ilegal, sekalipun dia pintar, dia nggak terdaftar sebagai mahasiswa, kampus ane mah ketat soal aturan gituan.
Kyai: Berarti kampusmu jahat dong, ada orang sepintar itu tak dikasih ijazah hanya karena tidak mendaftar?
Liber: *terdiam*
Kyai: Gimana?
Liber: Ya nggak jahat sih Ki, itu kan aturan, salah si mahasiswa kenapa nggak mendaftar, konsekuensinya ya nggak dapat ijazah dan titel resmi dari kampus.
Kyai: Nah, kalau kampusmu saja ada aturan, apalagi dunia dan akhirat. Kalau surga diibaratkan ijazah, dunia adalah bangku kuliah, maka syahadat adalah pendaftaran awalnya. Tanpa pendaftaran awal, mustahil kita diakui dan dapat ijazah, sekalipun kita ikut kuliah dan mampu melaluinya dengan gemilang. Itu adalah aturan, menerapkannya bukanlah kejahatan, melainkan keadilan.

Perbanyaklah Istigfar, Allah akan Mudahkan Segala Urusan Kita...

"maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun""niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat""dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai""Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?" (QS. Nuh 10-13)

Segitunya kita ga deket sama Allah, Allah tetep Ar Rahmaan Ar Rahiim. Allah tetep sayang dan mengasihi kita. Bahkan sama yang begitu durhaka dan sombong kepada-Nya.
Dosa kita, kelalaian kita, kesombongan kita, kedurhakaan kita, — bukan dari orang lain — yang dah bikin hidup kita, keluarga kita negeri kita, berat jalannya.
Saya kalo mikirin dosa sendiri, maksiat sendiri, puyeng… Tapi begitu mikirin Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang, senyum lagi sayanya.
Banyakin istighfar yuk… Bener-bener banyakin. Sekurang-kurangnya 100 kali. Dengan penghayatan. Buat diri kita, keluarga kita, negeri kita… mudah-mudahan masih banyak waktu untuk bebenah.
Siapa yang banyakin istighfar, Allah bakal kasih kemudahan di setiap kesulitannya… Akan adddaaaaa aja kemudahan dari Allah.
Siapa yang banyakin istighfar, Allah bakal kasih jalan keluar di setiap kebuntuannya… yang gelap-gelap bakal terang. Yang ketutup bakal kebuka.
Siapa yang banyakin istighfar, Allah bakal kasih banyak rizki yang tak terduga. Hingga rizki yang ga kepikiran sebelumnya, yang tersembunyi, pada dateng.

Nasehat Untuk anak saya pribadi !!!


1. Hanya orang2 yg suka ber-lebih2anlah yg punya sepatu/sandal mahal, apalagi malah mengkoleksinya. karena ketahuilah, saat kalian sedang ramai berpesta, berlalu-lalang di mall, di lobby2 gedung, kurang dari 1% orang yg sempat melirik kaki kalian. Coba buktikan datang ke sebuah acara ramai. bahkan tdk ada yg nyadar kalau engkau datang cuma nyeker. Dan hanya orang2 yg super keterlaluan berlebih2anlah yg membeli jam tangan mahal, karena sungguh, semahal apapun jam miliknya, jarum jam tangannya tidak akan bergerak lebih cepat atau lebih lambat dibanding siapapun
2. Bahkan motivator paling ulung, group band paling ngetop, orator kelas berat, pernah (dan lumrah saja masih sering) grogi saat tampil di depan umum. Bapak mu bahkan selalu gugup saat bicara di depan umum, jadi santai sajalah, tdk usah cemas. Jgn lupa baca bismillah.
3. Hidup ini adalah ujian. kenapa begitu? Karena meski kita semua tahu ujian itu berat dan menyebalkan. orang2 tetap saja sibuk membuat UTS, UAS, ujian nasional, ujian semesteran-an, ujian les, dan sebagainya.
4. Kalau kau ingin mengenali karakter orang dgn cepat dan tepat, perhatikan saja saat ada kejadian yg membuat panik, kaget, atau menakutkan tiba2. dengarkanlah kata yg diucapkannya. perhatikanlah ekspresi wajahnya.
5. Kalau kau ingin tahu seberapa taat seseorang dgn sunnah Rasul. Maka perhatikan ketika ia berwudhu. Seberapa besar ia membuka keran air.
6. Anakku, salah-satu syarat mutlak agar kau bahagia adalah: kau bahagia dan (memang) berbahagia melihat orang lain (teman, saudara, bahkan musuh) hidup lebih beruntung.
7. Cinta sejati tdk pernah datang dari satu-dua kejadian. Satu-dua kalimat. Cinta sejati adalah konsistensi dan komitmen panjang. dan kau tahu, sayang. Ibu adalah cinta sejati-mu (maka berhentilah meng-gombal-i anak gadis orang).
8. Kelak jika kau sudah besar, kau boleh saja tdk suka, melawan, atau bahkan bertengkar dengan bapak, nak. Tapi jangan sekali-kali. jangan pernah sekali2 kau bilang ‘ah’ pada ibu-mu.
9. Jangan habiskan waktu untuk berdebat, sedikitlah bicara. Ah iya, karena besok saat kau besar dunia sudah banyak berubah, jgn habiskan waktumu utk ‘menulis’ mendebat sesuatu.
10. Jangan pernah bingung karena kau harus memilih. Karena di luar sana banyak orang yg hanya punya satu pilihan. Dan lebih banyak lagi yang bahkan satu pun tdk mempunyai pilihan.
11. Jatuh cinta dgn someone special itu binatang apa? Percayalah, meski seluruh perasaan cinta seperti ini diambil di muka bumi, dunia tetap baik2 saja (apalagi kau yg sedang patah-hati)… Akan tetapi satu saja cinta seorang ibu kepada anaknya diambil, maka seperti rusak sudahlah seluruh kehidupan.
12. Jangan pernah takut melakukan sesuatu. Kalaupun gagal, kau bisa mengulanginya lagi… lagi… dan lagi… Abraham Lincoln bahkan 8x gagal mencalonkan diri. kau tahu siapa dia? Bapak juga tidak kenal dekat dengan dia, dan tidak tahu persis sebenarnya berapa kali dia gagal.
13. Ingatlah, ‘pertanyaan yg baik’ selalu lebih baik dibandingkan ‘jawaban yg sempurna’. Mendengarkan selalu lebih baik daripada buncah bicara. sayangnya, ketika kau dewasa kelak, semakin banyak saja orang yg suka bernarsis ria dengan ‘kata-kata’, dan selalu merasa bisa memberikan ‘jawaban yg sempurna’.
14. Jangan pernah bersedih kalau kau tidak pintar bicara. Hargailah pendapat orang lain, bahkan bila kau benci sekali dgn pendapatnya, dan pendapatnya keliru. Ini akan membedakan seberapa dewasa kau menghadapi liberalisme, demokrasi, dan kata canggih lainnya di masa2 kelak.
15. Hal yg paling menyedihkan adalah ketika kau ‘menjilat’ dgn seseorang (entah itu atasan, senior, pemilik, penguasa atau sesuatu yg berkepentingan)… dan sebaliknya kau justeru ‘aniaya’ dgn orang lain (entah itu bawahan, yunior, atau orang sederajat dgn dirimu).
16. Kalau kau ingin kaya, jadilah pedagang, jgn pernah jadi PNS, pejabat, guru, hakim, polisi, dsbgnya… Itu tdk akan pernah membuat kau kaya… Kalau kau ingin hidup tenteram, tenang, maka jadilah petani (sebenar2nya petani)
17. Berpetualanglah melihat dunia, meski hanya ke kampung sebelah, meski sempat ke kota sekitaran, itu sudah awal yg baik untuk mengenal kehidupan orang lain. Dgn berpetualang, kau akan semakin dewasa. Dan jelas, bapak tdk bisa menceritakan lbh banyak soal dataran tibet sana dibanding kau melihatnya sendiri

Selasa, 26 Januari 2016

Mengganti Shalat Yang Ditinggalkan Sengaja Pada Tahun-Tahun Sebelumnya

Ustad, Saya ada beberapa pertanyaan tentang mengqodho’ sholat, mohon perkenan ustad untuk menjawabnya :
  1. Bagaimana hukum mengganti atau mengqadha’ shalat menurut para fuqaha’? 
  2. Bagaimana tata cara mengqadha’ atau mengganti sholat yang ditinggalkan baik yang disengaja maupun tidak disengaja? Mohon penjelasannya secara rinci
  3. Selama ini jika saya meninggalkan sholat baik disengaja ataupun tidak, saya tidak pernah menggantinya, apakah saya harus mengganti shalat-shalat tersebut yang sudah berlangsung selama puluhan itu ? 
Mohon pencerahannya ustad, karena hal ini adalah kegalauan yang belum saya temukan jawabannya secara memuaskan. Semoga Allah membalas segala kebaikan ustad. Amin….

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 
Mengqadha' shalat artinya mengganti shalat yang terlewat dari waktunya. Hukumnya wajib dikerjakan, sebab shalat yang terlewat waktunya tidak gugur kewajibannya. 
A. Dalil Shalat Qadha
Ada beberapa hadits yang menjadi dasar wajibnya shalat Qadha, antara lain 
1. Hadits Shahih Bukhari
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ قَالَ مَنْ نَسِيَ صَلاةً فَلْيُصَلِّ إِذَا ذَكَرَهَا لا كَفَّارَةَ لَهَا إِلاَّ ذَلِكَ وَأَقِمْ الصَّلاةَ لِذِكْرِي
Dari Anas bin Malik dari Nabi SAW bersabda,”Siapa yang terlupa shalat, maka lakukan shalat ketika ia ingat dan tidak ada tebusan kecuali melaksanakan shalat tersebut dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku. (HR. Bukhari)
2. Praktek Nabi SAW Mengqadha' Empat Waktu Shalat Dalam Perang Khandaq
apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika meninggalkan 4 waktu shalat, yaitu Dzhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya ketika berkecamuk perang Khandaq di tahun kelima hijriyah.
عَنْ نَاِفع عَنْ أَبِي عُبَيْدَة بنِ عَبْدِ الله قَالَ : قاَلَ عَبْدُ الله : إِنَّ الْمُشْرِكِينَ شَغَلُوا رَسُولَ اللَّهِ عَنْ أَرْبَعِ صَلَوَاتٍ يَوْمَ الْخَنْدَقِ حَتَّى ذَهَبَ مِنَ اللَّيْلِ مَا شَاءَ اللَّهُ فَأَمَرَ بِلاَلاً فَأَذَّنَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الظُّهْرَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الْعَصْرَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الْعِشَاءَ
Dari Nafi’ dari Abi Ubaidah bin Abdillah, telah berkata Abdullah,”Sesungguhnya orang-orang musyrik telah menyibukkan Rasulullah SAW sehingga tidak bisa mengerjakan empat shalat ketika perang Khandaq hingga malam hari telah sangat gelap. Kemudian beliau SAW memerintahkan Bilal untuk melantunkan adzan diteruskan iqamah. Maka Rasulullah SAW mengerjakan shalat Dzuhur. Kemudian iqamah lagi dan beliau mengerjakan shalat Ashar. Kemudian iqamah lagi dan beliau mengerjakan shalat Maghrib. Dan kemudian iqamah lagi dan beliau mengerjakan shalat Isya.” (HR. At-Tirmizy dan AnNasa’i) 
3. Praktek Nabi SAW Mengqadha Shalat Shubuh Sepulang dari Perang Khaibar
Selain itu juga apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika tertidur dan habis waktu Shubuh saat terjaga saat pulang dari perang Khaibar di tahun ketujuh hijriyah. 
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ : سِرْنَا مَعَ النَّبِيِّ لَيْلَةً فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ لَوْ عَرَّسْتَ بِنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَخَافُ أَنْ تَنَامُوا عَنْ الصَّلاةِ . قَالَ بِلالٌ أَنَا أُوقِظُكُمْ فَاضْطَجَعُوا وَأَسْنَدَ بِلالٌ ظَهْرَهُ إِلَى رَاحِلَتِهِ فَغَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ فَنَامَ فَاسْتَيْقَظَ النَّبِيُّ وَقَدْ طَلَعَ حَاجِبُ الشَّمْسِ فَقَالَ يَا بِلالُ أَيْنَ مَا قُلْتَ قَالَ مَا أُلْقِيَتْ عَلَيَّ نَوْمَةٌ مِثْلُهَا قَطُّ قَالَ إِنَّ اللَّهَ قَبَضَ أَرْوَاحَكُمْ حِينَ شَاءَ وَرَدَّهَا عَلَيْكُمْ حِينَ شَاءَ يَا بِلالُ قُمْ فَأَذِّنْ بِالنَّاسِ بِالصَّلاةِ فَتَوَضَّأَ فَلَمَّا ارْتَفَعَتْ الشَّمْسُ وَابْيَاضَّتْ قَامَ فَصَلَّى
Dari Abdullah bin Abi Qatadah dari ayahnya berkata,”Kami pernah berjalan bersama Nabi SAW pada suatu malam. Sebagian kaum lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sekiranya anda mau istirahat sebentar bersama kami?” Beliau menjawab: “Aku khawatir kalian tertidur sehingga terlewatkan shalat.” Bilal berkata, “Aku akan membangunkan kalian.” Maka mereka pun berbaring, sedangkan Bilal bersandar pada hewan tunggangannya. Namun ternyata rasa kantuk mengalahkannya dan akhirnya Bilal pun tertidur. Ketika Nabi SAW terbangun ternyata matahari sudah terbit, maka beliau pun bersabda: “Wahai Bilal, mana bukti yang kau ucapkan!” Bilal menjawab: “Aku belum pernah sekalipun merasakan kantuk seperti ini sebelumnya.” Beliau lalu bersabda: “Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla memegang ruh-ruh kalian sesuai kehendak-Nya dan mengembalikannya kepada kalian sekehendak-Nya pula. Wahai Bilal, berdiri dan adzanlah (umumkan) kepada orang-orang untuk shalat!” kemudian beliau SAW berwudhu, ketika matahari meninggi dan tampak sinar putihnya, beliau pun berdiri melaksanakan shalat.” (HR. Al-Bukhari) 
B. Ijma' Ulama Atas Wajibnya Qadha Shalat
Seluruh ulama dari semua mazhab fiqih yang ada, baik yang muktamad atau yang tidak, tanpa terkecuali telah berijjma' atas wajibnya qadha' shalat. Para ulama empat mazhab tanpa terkecuali satu pun telah bersepakat bahwa hukum mengqadha' shalat wajib yang terlewat wajib. Tidak ada satu pun ulama yang punya pendapat yang berbeda. Sebab dasar-dasar kewajibannya sangat jelas dan nyata, tidak ada satu pun orang Islam yang bisa menolak kewajiban qadha' shalat.

1. Mazhab Al-Hanafiyah
Al-Marghinani (w. 593 H) salah satu ulama mazhab Al-Hanafiyah menuliskan di dalam kitabnya Al-Hidayah fi Syarhi Bidayati Al-Mubtadi sebagai berikut :
ومن فاتته صلاة قضاها إذا ذكرها وقدمها على فرض الوقت
Orang yang terlewat dari mengerjakan shalat, maka dia wajib mengqadha'nya begitu dia ingat. Dan harus didahulukan pengerjaanya dari shalat fardhu pada waktunya[1]
Ibnu Najim (w. 970 H) salah satu ulama mazhab Al-Hanafiyah menuliskan dalam kitabnyaAl-Bahru Ar-Raiq Syarah Kanzu Ad-Daqaiq sebagai berikut :
أن كل صلاة فاتت عن الوقت بعد ثبوت وجوبها فيه فإنه يلزم قضاؤها سواء تركها عمدا أو سهوا أو بسبب نوم وسواء كانت الفوائت كثيرة أو قليلة
Bahwa tiap shalat yang terlewat dari waktunya setelah pasti kewajibannya, maka wajib untuk diqadha', baik meninggalkannya dengan sengaja, terlupa atau tertidur. Baik jumlah shalat yang ditinggalkan itu banyak atau sedikit[2]

2. Mazhab Al-Malikiyah

Ibnu Abdil Barr (w. 463 H) salah satu diantara ulama mazhab Al-Malikiyah menuliskan di dalam kitabnya, Al-Kafi fi Fiqhi Ahlil Madinah sebagai berikut :
ومن نسي صلاة مكتوبة أو نام عنها فليصلها إذا ذكرها فذلك وقتها
Orang yang lupa mengerjakan shalat wajib atau tertidur, maka wajib atasnya untuk mengerjakan shalat begitu dia ingat, dan itulah waktunya bagi dia[3]
Al-Qarafi (w. 684 H) salah satu tokoh ulama besar dalam mazhab Al-Malikiyah menuliskan di dalamnya kitabnya Adz-Dzakhirah sebagai berikut :
الْفَصْلُ الْأَوَّلُ فِي الْقَضَاءِ وَهُوَ وَاجِبٌ فِي كُلِّ مَفْرُوضَةٍ لَمْ تفعل
Pasal pertama tentang qadha. Mengqadha' hukumnya wajib atas shalat yang belum dikerjakan.[4]
Ibnu Juzai Al-Kalbi (w. 741) salah satu ulama mazhab Al-Malikiyah menuliskan di dalam kitabnya, Al-Qawanin Al-Fiqhiyah sebagai berikut :
الْقَضَاء إِيقَاع الصَّلَاة بعد وَقتهَا وَهُوَ وَاجِب على النَّائِم وَالنَّاسِي إِجْمَاعًا وعَلى الْمُعْتَمد
Qadha' adalah mengerjakan shalat setelah lewat waktunya dan hukumnya wajib, baik bagi orang yang tertidur, terlupa atau sengaja[5]

3. Mazhab As-Syafi'iyah

Asy-Syairazi (w. 476 H) salah satu ulama rujukan dalam mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan di dalam kitabnya Al-Muhadzdzab sebagai berikut :
ومن وجبت عليه الصلاة فلم يصل حتى فات الوقت لزمه قضاؤها
Orang yang wajib mengerjakan shalat namun belum mengerjakannya hingga terlewat waktunya, maka wajiblah atasnya untuk mengqadha'nya[6]
An-Nawawi (w. 676 H) salah satu muhaqqiq terbesar dalam mazhab Asy-Syafi'iyah menuliskan di dalam kitabnya Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab sebagai berikut :
من لزمه صلاة ففاتته لزمه قضاؤها سواء فاتت بعذر أو بغيره فإن كان فواتها بعذر كان قضاؤها على التراخي ويستحب أن يقضيها على الفور
Orang yang wajib atasnya shalat namun melewatkannya, maka wajib atasnya untuk mengqadha'nya, baik terlewat karena udzur atau tanpa udzur. Bila terlewatnya karena udzur boleh mengqadha'nya dengan ditunda namun bila dipercepat hukumnya mustahab.[7]

4. Mazhab Al-Hanabilah

Ibnu Qudamah (w. 620 H) salah satu ulama rujukan di dalam mazhab Al-Hanabilah menuliskan di dalam kitabnya Al-Mughni sebagai berikut :
إذا كثرت الفوائت عليه يتشاغل بالقضاء ما لم يلحقه مشقة في بدنه أو ماله
Bila shalat yang ditinggalkan terlalu banyak maka wajib menyibukkan diri untuk menqadha'nya, selama tidak menjadi masyaqqah pada tubuh atau hartanya.[8]
Al-Mardawi (w. 885 H) salah satu ulama mazhab Al-Hanabilah menuliskan di dalam kitabnya Al-Inshaf sebagai berikut :
وَمَنْ فَاتَتْهُ صَلَوَاتٌ لَزِمَهُ قَضَاؤُهَا عَلَى الْفَوْرِ
Orang yang terlewat dari mengerjakan shalat maka wajib atasnya untuk mengqadha' saat itu juga.[9]
Ibnu Taimiyah (w. 728 H) salah satu tokoh besar dalam mazhab Al-Hanabilah menegaskan bahwa mengqadha' shalat itu wajib hukumnya, meskipun jumlahnya banyak.
فإن كثرت عليه الفوائت وجب عليه أن يقضيها بحيث لا يشق عليه في نفسه أو أهله أو ماله
Bila shalat yang terlewat itu banyak jumlahnya maka wajib atasnya untuk mengqadha'nya, selaam tidak memberatkannya baik bagi dirinya, keluarganya atau hartanya. [10]
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah (w. 751 ) menuliskan di dalam kitabnya Ash-Shalatu wa Ahkamu Tarikuha sebagai berikut :
وأما الصلوات الخمس فقد ثبت بالنص والإجماع أن المعذور بالنوم والنسيان وغلبة العقل يصليها إذا زال عذره
Adapun shalat lima waktu yang telah ditetapkan dengan nash dan ijma'm bahwa orang yang punya udzur baik tidur, lupa atau ghalabatul 'aqli wajib mengerjakannya begitu udzurnya sudah hilang.[11]
C. Mengganti Shalat Yang Sengaja Ditinggalkan
Seluruh ulama sepakat bahwa apapun latar belakang yang mendasari seseorang meninggalkan shalat fardhu, baik karena sengaja atau karena ada udzur yang syar'i, tetapi kewajiban untuk menggantinya tetap berlaku. Oleh karena itu tidak ada bedanya dalam urusan tata cara menggqadha'nya. 
Namun ada sedikit catatan yang perlu diketahui, yaitu :
1. Mazhab Asy-Syafi'i Membolehkan Menunda Qadha' Bila Karena Udzur
Umumnya para ulama sepakat bahwa menggaqadha' shalat itu wajib segera dikerjakan, begitu seseorang telah terlepas dari udzur yang menghambatnya. Misalnya, ketika terlewat gara-gara tertidur atau terlupa, maka wajib segera mengerjakan shalat begitu bangun dari tidur atau teringat. Dan hal ini juga berlaku buat orang yang secara sengaja meninggalkan shalat fardhu tanpa udzur.
Namun khusus dalam pandangan mazhab Asy-syafi'iyah, bila seseorang punya udzur yang amat syar'i ketika meninggalkan shalat, dibolehkan untuk menunda qadha'nya dan tidak harus segera dilaksanakan saat itu juga. Dalam hal ini kewajiban qadha' shalat itu bersifat tarakhi (تراخي). 
Tetapi bila sebab terlewatnya tidak diterima secara syar'i, seperti karena lalai, malas, dan menunda-nunda waktu, maka diutamakan shalat qadha' untuk segera dilaksanakan secepatnya.
Bolehnya menunda shalat qadha' yang terlewat dalam mazhab ini berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari berikut ini :
لاَ ضَيْرَ - أَوْ لاَ يَضِيرُ - ارْتَحِلُوا فَارْتَحَل فَسَارَ غَيْرَ بَعِيدٍ ثُمَّ نَزَل فَدَعَا بِالْوَضُوءِ فَتَوَضَّأَ وَنُودِيَ بِالصَّلاَةِ فَصَلَّى بِالنَّاسِ
Rasulullah beliau menjawab,"Tidak mengapa", atau " tidak menjadi soal". "Lanjutkan perjalanan kalian". Maka beliau SAW pun berjalan hingga tidak terlalu jauh, beliau turun dan meminta wadah air dan berwudhu. Kemudian diserukan (adzan) untuk shalat dan beliau SAW mengimami orang-orang. (HR. Bukhari).
2. Ibnu Hazm Menyendiri Tentang Tidak Ada Qadha' Kalau Sengaja Meninggalkan Shalat
Ibnu Hazm (w. 456 H) menuliskan di dalam kitabnya, Al-Muhalla bi Atsar, bahwa orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja, tidak perlu mengganti shalat yang ditinggalkannya secara sengaja.
وأما من تعمد ترك الصلاة حتى خرج وقتها فهذا لا يقدر على قضائها أبدا فليكثر من فعل الخير وصلاة التطوع ليثقل ميزانه يوم القيامة وليتب وليستغفر الله عز وجل
Orang yang sengaja meninggalkan shalat hingga keluar dari waktunya, maka tidak dihitung qadha'nya selamanya. Maka dia memperbanyak amal kebaikan dan shalat sunnah untuk meringankan timbangan amal buruknya di hari kiamat, lalu dia bertaubat dan meminta ampun kepada Allah SWT. [12]
D. Terlalu Banyak Meninggalkan Shalat, Apakah Tetap Wajib Diganti?
Tidak ada satupun ulama yang mengatakan bahwa bila shalat yang terlewat itu terlalu banyak jumlahnya, lantas kewajiban qadha'nya menjadi gugur. Bahkan Ibnu Hazm yang selama ini berbeda dengan semua ulama yang ada, juga tidak memandang gugurnya kewajiban qadha apabila alasannya hanya karena jumlahnya terlalu banyak. Buat beliau, bila sengaja meninggalkan shalat, gugurlah kewajiban qadha'.
Oleh karena itulah maka umumnya para ulama sepakat bahwa mau banyak atau sedikit shalat yang ditinggalkan, tetap saja wajib untuk dikerjakan. Bahkan Ibnu Qudamah dari mazhab Al-Hanabilah menyebutkan tentang kewajiban menyibukkan diri dalam rangka mengqadha' shalat yang terlalu banyak ditinggalkan.
إذا كثرت الفوائت عليه يتشاغل بالقضاء ما لم يلحقه مشقة في بدنه أو ماله
Bila shalat yang ditinggalkan terlalu banyak maka wajib menyibukkan diri untuk menqadha'nya, selama tidak menjadi masyaqqah pada tubuh atau hartanya.[13]

Bahkan Ibnu Taimiyah sekalipun juga tetap mewajibkan qadha' shalat meski sudah terlalu banyak. Dalam fatwanya beliau tegas menyebutkan hal itu :
فإن كثرت عليه الفوائت وجب عليه أن يقضيها بحيث لا يشق عليه في نفسه أو أهله أو ماله
Bila shalat yang terlewat itu banyak jumlahnya maka wajib atasnya untuk mengqadha'nya, selaam tidak memberatkannya baik bagi dirinya, keluarganya atau hartanya. [14]
Apa yang disebutkan oleh Ibnu Qudamah dan Ibnu Taimiyah itu juga didukung oleh semua ulama lainnya. Bahwa meskipun hutang shalat itu banyak, bukan berarti kewajiban untuk mengqadha'nya menjadi gugur. 
Sebab logikanya, kalau untuk satu shalat yang ditinggalkan itu wajib diganti, bagaimana mungkin ketika jumlah hutangnya lebih banyak malah tidak perlu diganti? Kalau hutang duit seratus ribu wajib diganti, masak hutang seratus juta tidak perlu diganti? Kalau begitu mendingan kita berhutang yang banyak saja sekalian, biar gugur kewajiban membayar hutangnya.
Wallahu'lam

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: admin@gmail.com

Our Team Memebers